
Pemandi Jenazah (2024)
as Lela
Lela merupakan perempuan muda yang bekerja sebagai pemandi jenazah bersama ibunya. Ia telah akrab dengan pekerjaan itu karena selalu diajak sang ibu saat bertugas memandikan jenazah. Ibunya juga selalu mengajari dan menasihati Lela bahwa pemandi jenazah adalah pekerjaan yang mulia. Namun, pada malamnya, Lela mendapati sang ibu meninggal dunia tiba-tiba dan misterius. Ibu Lela itu wafat setelah mengalami muntah darah dan kejang-kejang. Kematian itu memicu desas-desus di kalangan warga. Tetangga sekitar bahkan menyebar isu bahwa ibu Lela meninggal karena santet. Lela yang mendengar rumor itu tak kuasa untuk mencari petunjuk yang dapat menjawab berbagai kejanggalan. Namun, saat mencari jawaban yang lebih jelas, Lela justru diteror hantu-hantu misterius dan berbahaya.
​
Directed by Hadrah Daeng Ratu

Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2023)
as Kiran
Setelah menghabiskan masa mudanya untuk melayani umat dan orang-orang saleh yang telah diajarkan untuk dihormatinya sejak kecil, serangkaian kehilangan dan pengkhianatan mendorong Kiran ke tepi jurang. Karena kecewa, ia mengambil kembali pikiran dan tubuhnya dari agama untuk digunakannya sendiri-dan disalahgunakan, dalam sebuah tindakan pembangkangan. Semua tampak baik-baik saja bagi Kiran jika bukan karena fakta bahwa tindakan pemberontakannya anehnya ternyata tidak cukup memuaskan. Jadi dia memutuskan mengubah cara mainnya dan ini menjerumuskannya lebih jauh ke dalam bahaya yang akan membawanya ke sebuah kebijaksanaan, atau ke dalam jurang yang tak berdasar.​
​
Directed by Hanung Bramantyo

Malam Para Jahanam (2023)
as Dira
Rendi, Martin, dan Siska pergi ke sebuah desa terpencil bernama Winongo di pelosok Jawa. Mereka ke sana untuk menghadiri pemakaman kakek Rendi. Namun mereka justru disambut dengan berbagai kejadian mengerikan yang melibatkan roh-roh jahat. Ia terus-menerus diteror selama tiga hari tiga malam. Bersama-sama, Rendi dan temannya berusaha mengungkap misteri di balik gangguan mistis yang mereka alami. Rupanya semua kejadian mengerikan ini berkaitan dengan masa lalu kelam desa Winongo di tahun 1965. Desa Winongo menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang terjadi di tengah kerusuhan politik pada masa itu. Tragedi berdarah tersebut ternyata berkaitan erat dengan sejarah keluarga Rendi.
​
Directed by Indra Gunawan

Kajiman (2023)
as Asha
Asha baru saja merasakan duka karena kehilangan ibunya karena sakit. Di sisi lain, Asha sendiri bekerja sebagai seorang perawat. Meskipun masih merasakan kesedihan mendalam, Asha mencoba untuk tentap menjalani hidup dan kembali berkativitas dengan normal. Suatu ketika, Asha memutuskan untuk menjadi perawat homecare di sebuah rumah. Asha menjadi perawat di rumah Ismail yang menderita penyakit misterius. Sayangnya, saat bekerja di sana Asha justru terusik. Ia mengalami berbagai hal janggal hingga teror gaib saat merawat Ismail. Bahkan, Asha kerap mendengar suara ibunya yang sudah meninggal. Karena mengalami banyak kejadian mistis, Asha pun tak tinggal diam. Dia mencoba mencari tahu apa yang ada terjadi pada dirinya dan rumah Ismail. Tak sendiri, Asha meminta bantuan temannya Rama untuk mencaritahu situasi yang terjadi.
​
Directed by Adriyanto Dewo
.jpg)
​Qorin (2022)
as Yolanda
Zahra (Zulfa Maharani), siswi tingkat tiga sekolah asrama Rodiatul Jannah, selalu menjadi siswi teladan yang memiliki segudang prestasi di sekolah. Zahra rela menuruti apapun perintah Ustad Jaelani (Omar Daniel), gurunya, demi mendapatkan nilai. Termasuk tugas untuk menjaga seorang siswi baru yang terkenal nakal bernama Yolanda (Aghniny Haque), dan tugas mengajak para siswi melakukan ritual Qorin. Setelah menjalani kedua tugas itu, Zahra mulai mendapatkan terror dan hal-hal mistis. Zahra dan para siswi lainnya yang melakukan ritual memanggil Qorin, mulai dihantui sosok jin yang menyerupai diri mereka masing-masing. Kedatangan jin Qorin membuat mereka melakukan perbuatan dosa yang tak terbayangkan, dan kehidupan mereka pun mulai diambil alih oleh Jin Qorin.
​
Directed by Ginanti Rona

Mencuri Raden Saleh (2022)
as Sarah
Sekelompok mahasiswa, Piko "The Forger" (Iqbaal Ramadhan), Ucup "The Hacker" (Angga Yunanda), Fella "The Negotiator" (Rachel Amanda Aurora), Gofar "The Handyman" (Umay Shahab), Sarah "The Brute" (Aghniny Haque), dan Tuktuk "The Driver" (Ari Irham) berencana untuk mencuri lukisan bersejarah. Lukisan tersebut adalah Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh, yang berada di Istana Presiden dan tak ternilai harganya. Masing-masing memiliki peran dan tugas yang berbeda dalam menjalankan rencana pencurian ini.
Aksi pencurian ini tentunya tidak akan berjalan mudah. Apalagi, lukisan itu disimpan di Istana Presiden yang tentunya memiliki sistem keamanan superketat.
​
Directed by Angga Dwimas Sasongko

KKN di Desa Penari (2022)
as Ayu
Enam mahasiswa, yaitu Nur (Tissa Biani), Widya (Adinda Thomas), Ayu (Aghniny Haque), Bima (Achmad Megantara), Anton (Calvin Jeremy), dan Wahyu (Fajar Nugra), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di Jawa Timur pada tahun 2009.
Mereka diperingatkan oleh kepala desa untuk tidak melewati batas wilayah tertentu dan menjaga sopan santun.
Sejak awal, mereka mengalami kejadian-kejadian mistis yang semakin lama semakin intens.
Ayu dan Bima melanggar aturan desa dan terlibat dalam perbuatan terlarang, yang memicu kemarahan makhluk gaib penunggu desa.
Terutama sosok penari yang bernama Badarawuhi.
Teror dari makhluk gaib semakin kuat, dan satu per satu mahasiswa mengalami gangguan.
Mereka berusaha mencari cara untuk keluar dari desa tersebut, tetapi kutukan telah mengikat mereka.
Hingga terjadi Tragedi yang menimpa beberapa dari mahasiswa KKN tersebut.
​
Directed by Awi Surya

Satria Dewa: Gatotkaca (2022)
as Polisi Srikandi
Dunia terlihat mencekam karena teror pembunuhan berantai. Yuda (Rizky Nazar) baru saja kehilangan pekerjaan. Ia dan ibunya, Arimbi (Sigi Wimala), yang telah lama kehilangan ingatan, diusir karena terlambat membayar uang kontrakan rumah. Oleh karena itu, Yuda menerima pekerjaan untuk mengambil foto upacara wisuda teman kuliahnya, Erlangga (Jerome Kurnia). Namun, di kemudian hari, ia malah menyaksikan sahabat baiknya dan sang ibu dibunuh oleh tangan jahat Korawa. Yuda bersama Agni (Yasmin Napper), seorang perempuan cerdas yang cantik, Dananjaya (Omar Daniel), veteran Pandawa, Gege (Ali Fikry), adik Dananjaya, dan Ibu Mripat (Yati Surachman), kolektor barang antik, mulai mencari dalang di balik peristiwa pembunuhan berantai. Dari penyelidikan tersebut, Yuda mulai mendapati bahwa ia memiliki kekuatan misterius di dalam dirinya. Yuda pun merasa terpanggil untuk melindungi orang-orang yang ia cintai.
​
Directed by Hanung Bramantyo

Ben & Jody (2022)
as Tambora
Suatu hari, Ben menghilang secara misterius. Jody yang khawatir kemudian berusaha mencari keberadaan sahabatnya. Pencarian Jody membawanya ke sebuah desa terpencil yang menyimpan banyak rahasia. Di desa tersebut, Jody bertemu dengan berbagai macam karakter yang memiliki peran penting dalam hidup Ben, termasuk seorang wanita bernama Rinjani.
​
Directed by Angga Dwimas Sasongko

Generasi 90an Melankolia (2020)
as Indah
Film Generasi 90-an Melankolia ini menceritakan tokoh Abby yang diperankan Ari Irham tengah dilanda kesedihan lantaran kehilangan sosok kakaknya, Indah, diperankan oleh Aghniny Haque yang tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat. Kehilangan sosok kakak yang sangat dia kagumi, memaksa Abby untuk mencari jati diri di usianya yang masih terbilang belia. Tak seperti biasanya, Abby yang merupakan seorang musisi tidak lagi fokus untuk melakukan aktifitas sehari-harinya. Ia bahkan kehilangan semangat untuk melakukan hal apapun. Selain itu, cuplikan video teaser trailer film juga menampilkan adegan puncak, di mana hidup Abby yang semula tampak hampa, berubah sewaktu bertemu dengan sosok Sephia-diperankan Taskya Namya, yang merupakan sahabat kakaknya sebagai pengganti Indah. Persoalannya, apakah Sephia mampu membantu Abby mengikhlaskan rasa kehilangan yang telah dalam itu?
​
Directed by M. Irfan Ramly

Habibi Ainun 3 (2019)
as Arlis
Film Habibie Ainun kali ini memiliki latar kehidupan masa remaja Ainun. Fokus cerita adalah kisah Ainun ketika memperjuangkan pendidikannya sebagai mahasiswi kedokteran. Dalam trailer terlihat perjuangan Ainun dalam menempuh pendidikan dokter. Terdapat keraguan-keraguan dari berbagai pihak karena Ainun adalah seorang perempuan.
Tidak hanya perjuangan pendidikannya, dalam film Habibie Ainun 3 akan diajak untuk menyelam kisah percintaan masa muda Ainun. Di kampus, kebaikan dan kecerdasannya membuat ia menjadi pujaan banyak hati. Bahkan sampai ada PPA, klub penggemar Ainun.
Yang mengejutkan dari sinopsis Habibie Ainun 3, terdapat lelaki lain yang menjalin kasih juga dengan Ainun, yaitu Ahmad.
​
Directed by Hanung Bramantyo

Perempuan Tanah Jahanam (2019)
as Laras
Maya jatuh bangun hidup di kota tanpa keluarga, ia hanya memiliki sahabat bernama Dini. Saat usaha bersama mereka membutuhkan modal lebih, Maya yang mendapatkan informasi bahwa dia mungkin memiliki harta warisan dari keluarganya yang kaya di desa, membuatnya pergi mengunjungi kampung halaman yang tak pernah dikenalnya itu. Sesampainya di kampung yang jauh terpencil di tengah hutan, Maya dan Dini sampai di rumah besar yang kosong. Situasi sekitar juga terlihat aneh, salah satunya banyak kuburan anak-anak. Hingga pada suatu malam, Maya mendengar jeritan perempuan yang hendak melahirkan. Maya menuju asal suara dan menyaksikan proses kelahiran anak tersebut. Dari situlah, sedikit demi sedikit, misteri kampung yang kini ditinggali Maya dan Dini mulai terungkap.
​
Directed by Joko Anwar

Wedding Agreement (2019)
as Sarah
Film ini mengisahkan tentang Bian yang rela dijodohkan dengan Tari demi membahagiakan ibunya, meskipun ia sudah menjalin hubungan selama lima tahun dengan kekasihnya, Sarah. Dan kekuatan tekad Tari untuk mempertahankan perkawinan ini sekaligus merebut hati Bian dari Sarah.
​
Directed by Archie Hekagery

Wiro Sableng (2018)
as Rara Murni
Nusantara, abad ke-16, Wiro Sableng (Vino G Bastian), seorang pemuda, murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat. Dalam perjalanannya mencari Mahesa Birawa, Wiro terlibat dalam suatu petualangan seru bersama dua sahabat barunya Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.
​
Directed by Angga Dwimas Sasongko